Selasa, 05-06 Mei 2025.
Forum DAS Sumatera Selatan bersama CIFOR (Center for International Forestry Research) terus memperkuat kolaborasi dalam riset bertajuk “Mangrove Restoration in Banyuasin Regency, South Sumatra”. Kegiatan riset ini merupakan bentuk riset aksi (action research) yang tidak hanya berfokus pada aspek ilmiah, tetapi juga mendorong pengembangan model bisnis berkelanjutan berbasis masyarakat untuk mendukung restorasi ekosistem mangrove serta peningkatan ekonomi lokal di wilayah Sungsang, Kabupaten Banyuasin.
Dalam konteks ini, kebijakan pengelolaan mangrove di tingkat tapak maupun pada level yurisdiksi daerah memiliki peranan penting sebagai payung hukum bagi implementasi aksi restorasi. Melalui pendekatan kolaboratif dengan pemerintah desa, Pemerintah Kabupaten Banyuasin, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, kegiatan ini juga berfokus pada penyusunan dokumen kebijakan yang dapat memperkuat pelaksanaan program di tingkat desa. Dokumen kebijakan tersebut diharapkan menjadi dasar strategis untuk mendukung keberlanjutan ekosistem mangrove, peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir, serta kontribusi terhadap upaya mitigasi perubahan iklim.
Sebagai bagian dari proses penguatan kebijakan tersebut, dilaksanakan kegiatan konsinyering “Evaluasi Ruang Kebijakan (Policy Space) dalam Advokasi Perlindungan dan Pengelolaan Mangrove oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuasin”. Kegiatan ini menjadi forum penting untuk meninjau kembali sejauh mana ruang kebijakan daerah telah mendukung perlindungan dan pengelolaan mangrove secara efektif dan berkelanjutan.
Melalui diskusi lintas sektor yang melibatkan unsur pemerintah daerah, akademisi, masyarakat, dan mitra pembangunan, diharapkan akan muncul rekomendasi kebijakan yang lebih adaptif dan inklusif, yang tidak hanya memperkuat tata kelola ekosistem mangrove, tetapi juga memastikan manfaat ekonominya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat lokal di kawasan pesisir Banyuasin
