Lokalatih Kajian Penilaian Kerentanan dan Langkah Peningkatan Ketahanan Penghidupan terhadap Perubahan Iklim

Palembang, 16 Desember 2024.

Tim Forum DAS Sumatera Selatan menghadiri Lokalatih Kajian Penilaian Kerentanan dan Langkah Peningkatan Ketahanan Penghidupan terhadap Perubahan Iklim untuk Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendorong pemahaman multipihak tentang dampak perubahan iklim dan strategi adaptasi yang inklusif, berkelanjutan, serta sensitif gender.

Sesi Pertama: Memahami Kerentanan dan Pembangunan Berketahanan Iklim

Sesi pertama diisi dengan beberapa paparan kunci yang memberikan landasan teoritis dan praktis, di antaranya:

1. Lingkup Kajian Kerentanan Perubahan Iklim

Peserta mendapatkan pemahaman mengenai bagaimana kerentanan masyarakat terhadap perubahan iklim dinilai, mencakup aspek sosial, ekonomi, lingkungan, hingga kelembagaan.

2. Pembangunan Berketahanan Iklim (PBI) dalam Perencanaan Daerah
Materi disampaikan oleh Bappeda Provinsi Sumatera Selatan, yang menyoroti integrasi konsep PBI dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah—mulai dari RPJMD hingga kebijakan sektoral. Penekanan diberikan pada pentingnya adaptasi iklim sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.
3. Kajian Penilaian Kerentanan dan Peningkatan Ketahanan Penghidupan yang Sensitif Gender

Tim ICRAF Indonesia memaparkan bagaimana perspektif gender memainkan peran penting dalam memahami dampak perubahan iklim. Materi ini menegaskan bahwa perempuan dan kelompok rentan sering mengalami beban lebih besar akibat perubahan iklim, sehingga pendekatan inklusif perlu menjadi prioritas.

Sesi Kedua: FGD dan Kajian Bersama Kerentanan Penghidupan

Sesi kedua bersifat partisipatif, diawali dengan:

  • Paparan pengantar diskusi,

  • Pengenalan alat bantu e-learning yang digunakan dalam proses kajian.

Selanjutnya peserta dibagi dalam kelompok untuk melakukan Focus Group Discussion (FGD). Diskusi diarahkan untuk:

  • Mengidentifikasi kerentanan penghidupan masyarakat akibat perubahan iklim,

  • Menyusun analisis bersama terhadap faktor risiko,

  • Merumuskan langkah-langkah peningkatan ketahanan yang relevan bagi masyarakat di berbagai sektor.

Kegiatan ini tidak hanya memperkuat kapasitas peserta, namun juga memperkaya pemahaman lintas aktor—mulai dari pemerintah, akademisi, organisasi masyarakat sipil, hingga komunitas pengelola sumber daya alam—dalam merumuskan solusi adaptasi perubahan iklim yang terukur dan aplikatif.

Scroll to Top