Sungsang, Banyuasin, 4 Juli 2024.
Tim Forum DAS Sumatera Selatan turut berpartisipasi dalam Kunjungan Lapang Project Penelitian SMART yang diselenggarakan oleh CIFOR. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi penelitian Sungsang Mangrove Restoration and Ecotourism (SMART), sebuah inisiatif kolaboratif antara Forum DAS Sumsel, CIFOR, dan Universitas Sriwijaya (Unsri), bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Banyuasin, serta mendapatkan dukungan pendanaan dari Temasek Foundation, Singapura. Program penelitian yang telah dimulai sejak November 2021 ini bertujuan memperkuat upaya restorasi mangrove dan mendorong pengembangan ekowisata berbasis masyarakat di wilayah Sungsang.
Kunjungan lapang dilakukan bersama tim gabungan dari Forum DAS Sumsel, CIFOR, Temasek Foundation, dan Unsri. Rombongan melakukan perjalanan menggunakan speed boat untuk menjangkau beberapa Arena Aksi (AA) dari Project SMART.
Beberapa titik yang dikunjungi meliputi:
-
AA-1 – Model Adopsi Pohon, lokasi demonstrasi adopsi mangrove berbasis partisipasi masyarakat.
-
Pulau Pasir Hitam, salah satu kawasan penting yang menjadi bagian dari bentang mangrove Sungsang.
-
Hutan Desa Sungsang IV, wilayah pengelolaan masyarakat yang menjadi area uji coba restorasi dan perlindungan mangrove.
-
AA-3 – Lokasi Collaborative Mangrove Planting, tempat dilaksanakannya penanaman mangrove kolaboratif lintas stakeholder.
Di lokasi-lokasi tersebut, peserta mendapatkan penjelasan teknis mengenai metode penanaman mangrove, teknik monitoring berbasis masyarakat, serta pendekatan pemulihan ekosistem yang dilakukan melalui kolaborasi multipihak.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke pembibitan mangrove berbasis masyarakat di Sungsang IV, disertai sesi diskusi stakeholder sharing session untuk mendengarkan praktik terbaik, tantangan, dan pembelajaran dari berbagai pihak.
Selanjutnya, rombongan bergerak menuju AA-4 – Model Restorasi Silvofishery Kepiting Bakau di Desa Marga Sungsang. Di lokasi ini, peserta meninjau penerapan model integrasi antara budidaya kepiting bakau dan rehabilitasi mangrove yang menjadi salah satu inovasi penting dalam Project SMART. Kunjungan ke lokasi silvofishery menunjukkan bagaimana pemulihan ekosistem dapat berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi masyarakat pesisir.
Kegiatan kunjungan lapang ini tidak hanya menjadi sarana evaluasi perkembangan Project SMART, tetapi juga memperkuat komitmen kolektif dalam memastikan keberlanjutan upaya restorasi mangrove di Kabupaten Banyuasin. Kolaborasi lintas lembaga dan masyarakat menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pengelolaan mangrove yang lebih adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.
