Menetapkan Arah Pengelolaan Lingkungan : Forum DAS Sumsel Identifikasi Isu Prioritas di Desa Lebuh Rarak

Desa Lebuh Rarak, OKI, 16 Mei 2024.

Forum DAS Sumatera Selatan kembali hadir di Desa Lebuh Rarak, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir, untuk melaksanakan diskusi lanjutan terkait identifikasi permasalahan lingkungan. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penggalian isu awal yang dilakukan pada 20 Maret 2024, dengan fokus kali ini mengerucutkan dan menetapkan isu lingkungan prioritas yang perlu segera ditangani bersama.

Diskusi dipusatkan pada dua kelompok ekosistem utama yang menjadi ciri khas Desa Lebuh Rarak, yaitu habitat purun dan lebak lebung. Peserta menggali lebih mendalam dinamika pengelolaan kedua kawasan tersebut, baik dari aspek perairan, pemanfaatan sumber daya, hingga tekanan lingkungan yang semakin meningkat.

Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 50 peserta, yang mewakili berbagai unsur penting masyarakat desa. Hadir Kepala Desa Lebuh Rarak, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pengrajin purun, pengemin, tokoh adat, serta perwakilan masyarakat sebagai bentuk kolaborasi dan partisipasi aktif dalam menentukan arah pengelolaan lingkungan desa.

Melalui proses diskusi yang dinamis, teridentifikasi tujuh isu lingkungan prioritas yang terbagi dalam dua kategori utama:

Isu Prioritas Terkait Habitat Purun (4 isu)
  1. Permasalahan sampah yang mencemari area pertumbuhan purun.

  2. Kelangkaan sumber daya purun akibat tekanan pemanfaatan dan perubahan lahan.

  3. Kebakaran lahan yang mengancam kawasan purun serta ekosistem pendukungnya.

  4. Kotoran sapi yang mencemari area pertumbuhan purun dan perairan sekitar.

Isu Prioritas Terkait Lebak Lebung (3 isu)
  1. Sumber daya ikan yang semakin menurun, dipengaruhi oleh perubahan kualitas habitat dan pola penangkapan.

  2. Pencemaran air sungai dan lebak, baik oleh limbah domestik maupun aktivitas lain di sekitar wilayah perairan.

  3. Pertumbuhan eceng gondok yang menghambat aliran air dan menurunkan kualitas perairan.

Hasil diskusi ini menghasilkan rumusan isu strategis yang menjadi dasar penanganan dan perencanaan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan di Desa Lebuh Rarak. Rumusan ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi pemerintah desa, masyarakat, serta para pemangku kepentingan untuk menyusun program perbaikan lingkungan yang terarah, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Forum DAS Sumsel berkomitmen untuk terus mendampingi proses ini sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keberlanjutan ekosistem purun dan lebak lebung, yang merupakan identitas sekaligus sumber kehidupan masyarakat Desa Lebuh Rarak.

Scroll to Top