Desa Lebuh Rarak, OKI, 20 Maret 2024.
Forum DAS Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan Identifikasi Permasalahan Lingkungan Tingkat Tapak di Balai Desa Lebuh Rarak, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian upaya penguatan pengelolaan lingkungan berbasis desa, khususnya pada ekosistem purun, lebak lebung, dan sumber daya perairan.
Proses identifikasi dilakukan melalui diskusi mendalam bersama perangkat desa dan masyarakat, menggunakan kuisioner serta wawancara terarah untuk menggali informasi secara detail mengenai berbagai persoalan lingkungan yang dihadapi oleh desa. Pendekatan ini bertujuan memperoleh gambaran nyata tentang kondisi ekosistem di tingkat tapak sebagai dasar penyusunan aksi dan rekomendasi yang relevan.
Dari proses penggalian informasi, teridentifikasi berbagai permasalahan lingkungan yang cukup kompleks, antara lain:
1. Permasalahan Lingkungan Umum
-
Penumpukan sampah di beberapa lokasi permukiman.
-
Kotoran sapi yang mencemari lingkungan karena hewan ternak dibiarkan bebas berkeliaran.
-
Sumber daya purun semakin langka, sehingga mempengaruhi aktivitas pengrajin purun.
-
Kebakaran lahan yang kerap terjadi pada musim kemarau.
-
Alih fungsi lahan yang mengurangi area habitat purun dan lebak.
-
Pencemaran perairan pada sungai dan lebak akibat limbah dan aktivitas manusia.
-
Jarak sumber bahan baku purun yang semakin jauh, sehingga menyulitkan masyarakat dalam memperoleh bahan baku.
-
Air jamban yang langsung mengalir ke badan air, berpotensi menambah beban pencemaran.
2. Permasalahan Lingkungan Terkait Pengelolaan Lebak Lebung
-
Sumber daya ikan semakin berkurang akibat tekanan lingkungan dan pola pengelolaan yang belum berkelanjutan.
-
Kasus ikan mati yang terjadi pada periode tertentu.
-
Air sungai/lebak tercemar, memengaruhi habitat ikan serta kualitas air.
-
Desa berada pada zona rawan banjir, terutama saat debit air meningkat.
-
Penyebaran eceng gondok yang menghambat aliran air dan mengurangi kualitas habitat perairan.
-
Permasalahan limbah ikan, terutama dari proses pengolahan tradisional masyarakat.
Kegiatan identifikasi permasalahan ini menjadi langkah awal dalam merumuskan strategi pengelolaan lingkungan berbasis desa yang lebih terstruktur. Data dan informasi yang diperoleh akan digunakan sebagai bahan untuk:
-
Menyusun rencana aksi prioritas yang dapat dijalankan oleh desa.
-
Mengembangkan program pelatihan dan peningkatan kapasitas masyarakat.
-
Memperkuat koordinasi antarpihak untuk pengelolaan DAS, purun, dan lebak lebung secara berkelanjutan.
-
Menjadi dasar kolaborasi antara Forum DAS Sumsel, pemerintah desa, dan pemangku kepentingan lain dalam menjaga keberlanjutan lingkungan Desa Lebuh Rarak.
