Lokakarya Pengarusutamaan Kurikulum Pendidikan Lingkungan DAS dan Gambut di Kabupaten Ogan Komering Ilir

14 – 15 Oktober 2021 – Dalam rangka memperkuat integrasi isu lingkungan ke dalam dunia pendidikan dasar, Forum DAS Sumatera Selatan bekerja sama dengan ICRAF Indonesia, serta didukung oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan dan Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), menyelenggarakan Lokakarya Peningkatan Kapasitas dan Pengarusutamaan Kurikulum Pendidikan Lingkungan (DAS dan Gambut) sebagai Materi Muatan Lokal bagi Siswa Sekolah Dasar.

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis untuk menanamkan kesadaran dan pengetahuan lingkungan kepada generasi muda sejak dini, khususnya melalui kurikulum muatan lokal yang berfokus pada pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan ekosistem gambut – dua aspek penting dalam menjaga keseimbangan ekologi di Sumatera Selatan.

Lokakarya ini bertujuan untuk:

  1. Membangun kesamaan persepsi dan tujuan antara Forum DAS Sumsel, ICRAF, dan OPD terkait di Kabupaten OKI mengenai pentingnya edukasi lingkungan melalui penyusunan kurikulum muatan lokal dan bahan ajar yang relevan.

  2. Menghimpun ide, saran, dan rencana kerja dari pemerintah daerah, khususnya OPD yang bergerak di bidang pendidikan dan lingkungan, dalam proses pengarusutamaan isu DAS dan gambut ke dalam materi pembelajaran untuk siswa SD kelas 4, 5, dan 6.

  3. Mendapatkan masukan tentang lokus kegiatan projek, termasuk identifikasi sekolah dan wilayah potensial sebagai titik awal implementasi kurikulum.

  4. Mengumpulkan saran teknis terkait penyusunan draft kurikulum dan bahan ajar pendidikan lingkungan, untuk memastikan konten yang dikembangkan sesuai konteks lokal dan mudah diterapkan dalam pembelajaran.

Kolaborasi dan Pendekatan Partisipatif

Pada fase ini, Forum DAS Sumsel dan ICRAF tidak hanya melakukan pengumpulan data dan informasi terkait kebutuhan serta daya dukung penyusunan kurikulum, tetapi juga melakukan dialog intensif dan koordinasi dengan berbagai pihak di tingkat kabupaten. Beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat dalam proses ini antara lain: Bappeda, Dinas Pendidikan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Badan Restorasi Gambut dan Mangrove.

Pendekatan kolaboratif ini diharapkan dapat menghasilkan dokumen kurikulum dan bahan ajar yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga memiliki legitimasi dan dukungan kuat dari pemerintah daerah serta kesesuaian dengan kebutuhan lokal.

Langkah Menuju Generasi Peduli Lingkungan

Melalui kegiatan ini, Kabupaten OKI mengambil langkah progresif dalam membekali anak-anak dengan wawasan lingkungan yang kuat sejak dini. Pengarusutamaan materi DAS dan gambut dalam pendidikan dasar merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi masa depan yang paham, peduli, dan bertanggung jawab terhadap keberlanjutan lingkungan hidup.

Scroll to Top