Lokakarya Peningkatan Kapasitas dan Pengarusutamaan Kurikulum Pendidikan Lingkungan DAS dan Gambut di Kabupaten Banyuasin

Palembang, 23 – 24 September 2021 — Sebagai langkah konkret dalam mendorong pendidikan lingkungan hidup sejak dini, Forum DAS Sumatera Selatan bekerja sama dengan ICRAF Indonesia, serta didukung oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banyuasin, menyelenggarakan kegiatan Lokakarya Peningkatan Kapasitas dan Pengarusutamaan Kurikulum Pendidikan Lingkungan (DAS dan Gambut) sebagai Materi Muatan Lokal bagi Siswa Sekolah Dasar.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian inisiatif untuk mengintegrasikan isu-isu penting pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan ekosistem gambut ke dalam sistem pendidikan dasar, khususnya pada jenjang SD kelas 4, 5, dan 6 di Kabupaten Banyuasin. Pengarusutamaan materi lingkungan ini dipandang penting sebagai investasi jangka panjang untuk membentuk generasi yang sadar lingkungan, tangguh, dan peduli terhadap keberlanjutan alam.

Lokakarya ini diselenggarakan dengan tujuan utama untuk:

  1. Membangun kesamaan persepsi dan tujuan antara OPD terkait di Kabupaten Banyuasin dengan Forum DAS Sumsel dan ICRAF dalam merancang dan mengimplementasikan kurikulum muatan lokal pendidikan lingkungan.

  2. Menghimpun ide dan saran dari para pemangku kepentingan, khususnya OPD di tingkat kabupaten, terkait target dan rencana kerja pengembangan materi pendidikan lingkungan DAS dan gambut.

  3. Mendapatkan masukan mengenai lokus kegiatan projek, baik dari sisi kesiapan sekolah, wilayah, maupun dukungan kebijakan daerah.

  4. Mengumpulkan saran teknis untuk penyusunan draft kurikulum dan bahan ajar terkait pengelolaan DAS dan lahan gambut, yang relevan, kontekstual, dan membumi bagi peserta didik di Sumatera Selatan.

Ruang Kolaborasi Multipihak

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini juga menjadi sarana koordinasi lintas sektor, yang melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di tingkat kabupaten seperti Bappeda, Dinas Pendidikan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, hingga Badan Restorasi Gambut dan Mangrove.

Selain dialog dan pengumpulan masukan, Forum DAS Sumsel dan ICRAF juga melakukan inventarisasi data dan informasi mengenai kebutuhan, sumber daya, serta daya dukung yang dibutuhkan dalam proses penyusunan kurikulum dan bahan ajar pendidikan lingkungan.

Langkah Awal Menuju Generasi Peduli Lingkungan

Lokakarya ini menandai awal dari upaya sistematis untuk memasukkan nilai-nilai konservasi, pelestarian air, lahan, dan hutan gambut ke dalam ruang kelas dasar. Dengan dukungan berbagai pihak, pengembangan kurikulum muatan lokal ini diharapkan mampu menanamkan pengetahuan dan sikap peduli lingkungan pada peserta didik sejak usia dini, sebagai bagian dari solusi jangka panjang atas krisis lingkungan yang dihadapi.

Forum DAS Sumatera Selatan dan ICRAF Indonesia berkomitmen untuk terus memfasilitasi proses penyusunan kurikulum berbasis lingkungan ini, sebagai bagian dari pembangunan pendidikan yang selaras dengan pelestarian alam.

Scroll to Top