Palembang, 28 Agustus 2024.
Tim Forum DAS Sumatera Selatan menghadiri acara Media Visit Singapura yang diselenggarakan oleh CIFOR bekerja sama dengan Temasek Foundation. Kegiatan ini berlangsung sebagai bagian dari rangkaian riset aksi “Sungsang Mangrove Restoration and Ecotourism – SMART” yang telah diimplementasikan sejak November 2021 dengan melibatkan berbagai mitra, termasuk Forum DAS Sumsel dan Universitas Sriwijaya. Proyek ini mendapat dukungan penuh dari Temasek Foundation, Singapura.
Media Visit ini menghadirkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemangku kepentingan terkait, sekaligus menjadi ruang dialog untuk memperkenalkan capaian, tantangan, dan pembelajaran dalam pengelolaan mangrove berkelanjutan di kawasan Sungsang kepada perwakilan media dari Singapura.
Rangkaian acara diawali dengan sesi presentasi dan diskusi bertajuk “Lesson Learned from Collaborative Sustainable Mangrove Management in Banyuasin, South Sumatra”. Tiga materi utama yang dipaparkan adalah:
About the project and progress:
Community-based action research for mangrove restoration and livelihood in Sungsang – oleh CIFOR
Menjelaskan perjalanan riset aksi, hasil restorasi mangrove, hingga pendekatan pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan penghidupan lokal.Local policy engagement on mangrove management in the village and Banyuasin Regency – oleh Forum DAS Sumsel
Menekankan pentingnya dukungan kebijakan dari tingkat desa hingga kabupaten, serta bagaimana kolaborasi multipihak mendorong tata kelola mangrove yang lebih kuat.Roles of the project to support education programs on sustainable mangroves – oleh Universitas Sriwijaya
Menggambarkan kontribusi akademisi dalam memperkuat literasi lingkungan, riset mahasiswa, dan pengembangan program pendidikan terkait mangrove.
Tujuan utama dari kegiatan Media Visit ini adalah mempromosikan aksi berbasis masyarakat dan kolaborasi multipihak dalam pengelolaan mangrove berkelanjutan. Melalui dialog langsung dengan media internasional, diharapkan keberhasilan upaya restorasi dan inovasi kebijakan di Banyuasin dapat dikenal lebih luas dan menginspirasi praktik serupa di berbagai wilayah lain.
Kegiatan ini juga mempertegas komitmen seluruh mitra proyek—pemerintah daerah, lembaga penelitian, akademisi, sektor swasta, dan masyarakat lokal—untuk terus menjaga keberlanjutan ekosistem mangrove di kawasan Sungsang sebagai bagian penting dari ketahanan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
