
Palembang, 16 Desember 2021
Forum DAS Sumatera Selatan bersama ICRAF Indonesia menyelenggarakan Lokakarya Multipihak dengan tema “Membangun Kolaborasi untuk Peningkatan Penghidupan Masyarakat Desa dalam Pengelolaan Lahan Gambut Lestari” pada tanggal 16 Desember 2021 di Palembang. Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif strategis untuk membangun sinergi antara berbagai pemangku kepentingan dalam pengelolaan lahan gambut berbasis masyarakat.
Pembentukan Tim Kerja Bersama dan Komitmen Multipihak
Lokakarya ini menjadi titik awal pembentukan Tim Kerja Bersama, yang bertugas merancang dan mengawal implementasi intervensi berbasis penghidupan berkelanjutan di tingkat desa hingga kabupaten. Komitmen multipihak ini ditujukan untuk mewujudkan pengelolaan lahan gambut yang tidak hanya lestari secara ekologis, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dua desa pilot yang menjadi fokus intervensi adalah:
-
Desa Baru, dengan model usaha budidaya lebah madu dan mina padi (integrasi budidaya ikan dan padi).
-
Desa Daya Kesuma, dengan pengembangan budidaya padi ramah lingkungan, melalui praktik tanpa bakar dan penggunaan pupuk organik.
Lokakarya ini bertujuan untuk:
-
Mengintegrasikan perspektif dan peran berbagai pemangku kepentingan, mulai dari masyarakat desa, pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, hingga akademisi,
-
Menyusun rencana kerja bersama yang konkret dan terukur untuk pengelolaan gambut berbasis komunitas,
-
Mendorong adopsi praktik-praktik ramah lingkungan dalam sektor pertanian dan perikanan di kawasan gambut.
Kolaborasi Menuju Ketahanan Ekologis dan Ekonomi
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian upaya bersama Forum DAS Sumsel dan ICRAF Indonesia untuk mengembangkan pendekatan kolaboratif dan partisipatif dalam pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan lahan gambut. Melalui kolaborasi lintas sektor, diharapkan lahir solusi lokal yang dapat direplikasi di wilayah lain dengan tantangan serupa.
